Tata Guna Lahan

Tata guna lahan (luas total 454 ha) diklasifikasikan ke dalam 4 fungsi pokok, yaitu :

Fungsi Karya 122 ha (26,8%)
Merupakan pusat dari kegiatan di Kora Baru Bandar Kemayoran meliputi : Indonesia INternational Trade Center , Jakarta Internasional Trade Fair, Perkantoran dan Kawasan komersial , HOtel, Restoran dan lain-lainnya.

Fungsi Wisma 137 ha (19,5%)
Meliputi lokasi permukiman dan fasilitas lingkungan yang mencakup 24.000 unit rumah susun (fat/condominium) terdiri 8.000 unit rumah menengah dans ederhana dan sisanya 16.000 adalah rumah menengan keatas.

Fungsi Marga 88,5 ha (30,1%)
Meliputi seluruh jalan-jalan baru yang ada di Kota Baru Bandar Kemayoran termasuk salurannya.

FUngsi Suaka 1065,5 ha (23,6%)
Meliputi taman-taman umum, hutan kota, waduk, lapangan olahraga, kebun dan lain-lainnya.

Dengan kebijaksaan Tata Guna Lahan yang mempertahankan penghijauan di sisi jalan aretri dan lahan yang dipertahankan untuk tetap hijau minimal 40% maka tepatlah bila Kota Baru Bandar Kemayoran disebut Kota Taman atau Garden City yang berfungsi sebagain Kota Perdaganga International